Pernahkah Anda merasa iman sedang naik-turun? Kadang kita merasa sangat dekat dengan Sang Pencipta, namun di waktu lain, rasanya hati ini begitu hambar dan jauh. Fenomena ini seringkali menjadi pengingat bagi kita untuk kembali mensyukuri rentetan nikmat yang sering kita lupakan. Apa saja esensi ibadah, khususnya di bulan suci Ramadhan ini. 1. Menyadari Hujan Nikmat yang Tak Terhenti Mengapa kita kadang tiba-tiba merasa jauh dari Allah? Salah satu pemicunya adalah kurangnya kesadaran akan nikmat-Nya. Allah memberikan fasilitas luar biasa bagi kita: a. Nikmat Kehidupan: Napas yang masih berhembus. b. Nikmat Sehat: Fisik yang mampu bergerak dalam sebuah kebaikan. c. Nikmat Sempat: Waktu luang yang seringkali terbuang sia-sia, harus kita manfaatkan dengan sebaik mungkin. d. Nikmat Niat & Kemampuan: Ini yang paling utama. Tidak semua orang memiliki niat untuk berbuat baik, meski mereka punya kemampuan. Menjadi orang yang digerakkan hatinya oleh Allah adalah anuger...