Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

Merawat Nikmat Iman dan Islam Menuju Husnul Khotimah

Gambar
Belajar dari Ketegasan Umar bin Khattab Umar Bin Khatab RA adalah orang yang berani memutus rantai jahiliyah dalam dirinya. Tidak hanya sekadar masuk Islam, tapi benar-benar meninggalkan lingkungan dan kebiasaan buruk masa lalunya demi mengejar rida Allah. Sudahkah kita meninggalkan "jahiliyah" dalam hati kecil kita saat memasuki Ramadhan ini? Ada Empat Bekal Menikmati Ramadhan    Aman : Kita bisa beribadah tanpa rasa takut akan peperangan atau gangguan keamanan. Iman : Konteks keimanan adalah keyakinan di dalam hati, diucapkan dengan lisan dan dilakukan dengan taqwa Keselamatan : Selamat jasmani dari penyakit, dan selamat rohani dari penyakit hati, sehingga kita bisa beramal dengan maksimal. Islam : Identitas tertinggi yang harus kita jaga, rawat, dan pupuk agar tidak layu dimakan usia. Muara Akhir dari semuanya adalah Husnul Khotimah Kita ingin mengakhiri perjalanan di dunia ini dalam keadaan yang baik, saat Allah sedang sayang-sayangnya kepada kita. Ra...

Menjemput Keberkahan di Bulan Suci (Kajian ke-4 Bersama Ustadz Fikri Noor Al Bukhori)

Gambar
KUDUS  – Menyambut datangnya bulan suci yang penuh ampunan, Mushola Al Amin menggelar kajian khusus bertajuk "Keutamaan dan Strategi Peningkatan Ibadah di Bulan Ramadhan". Dalam tausiyah yang disampaikan oleh  Ustadz Fikri Noor Al Bukhori, S.Th.I  pada Minggu (1/2), beliau menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual menahan lapar, melainkan momentum transformasi spiritual yang mendalam. Puasa: Ibadah Eksklusif Antara Hamba dan Pencipta Ustadz Fikri membuka kajian dengan mengutip sebuah  Hadits Qudsi  yang sangat menyentuh hati. Dalam hadits tersebut, Allah SWT berfirman bahwa puasa adalah milik-Nya secara khusus, dan hanya Dia yang akan memberikan pahalanya secara langsung. "Puasa adalah ibadah yang bersifat tersembunyi ( sirri ). Tidak ada yang tahu seseorang benar-benar berpuasa kecuali dirinya dan Allah. Di sinilah letak ujian keimanan yang sesungguhnya," ujar beliau. Karena sifatnya yang rahasia, puasa menjadi tolok ukur kejujuran seorang hamb...