Postingan

SENI MENJEMPUT BAHAGIA, BELAJAR DARI SURAT IBRAHIM AYAT 7 (Kultum Ramadan dari Ustadz Jamaluddin Kamal, M. Pd)

Gambar
Pernah merasa sudah kerja keras banting tulang, tapi rasanya rezeki "numpang lewat" saja? Atau mungkin kita sering merasa insecure melihat pencapaian orang lain di media sosial? Kadang, masalahnya bukan pada kurangnya jumlah yang kita terima, tapi pada seberapa pandai kita mengelola rasa syukur.

MENJAGA NYALA TAQWA SAAT RAMADAN ( Kajian Ramadhan oleh Ustadz Nuruz Zaman, ST )

Gambar
Pernahkah Anda merasa iman sedang naik-turun? Kadang kita merasa sangat dekat dengan Sang Pencipta, namun di waktu lain, rasanya hati ini begitu hambar dan jauh. Fenomena ini seringkali menjadi pengingat bagi kita untuk kembali mensyukuri rentetan nikmat yang sering kita lupakan. Apa saja esensi ibadah, khususnya di bulan suci Ramadhan ini. 1. Menyadari Hujan Nikmat yang Tak Terhenti Mengapa kita kadang tiba-tiba merasa jauh dari Allah? Salah satu pemicunya adalah kurangnya kesadaran akan nikmat-Nya.  Allah memberikan fasilitas luar biasa bagi kita: a. Nikmat Kehidupan: Napas yang masih berhembus. b. Nikmat Sehat: Fisik yang mampu bergerak dalam sebuah kebaikan. c. Nikmat Sempat: Waktu luang yang seringkali terbuang sia-sia, harus kita manfaatkan dengan sebaik mungkin. d. Nikmat Niat & Kemampuan: Ini yang paling utama. Tidak semua orang memiliki niat untuk berbuat baik, meski mereka punya kemampuan. Menjadi orang yang digerakkan hatinya oleh Allah adalah anuger...

Merawat Nikmat Iman dan Islam Menuju Husnul Khotimah

Gambar
Belajar dari Ketegasan Umar bin Khattab Umar Bin Khatab RA adalah orang yang berani memutus rantai jahiliyah dalam dirinya. Tidak hanya sekadar masuk Islam, tapi benar-benar meninggalkan lingkungan dan kebiasaan buruk masa lalunya demi mengejar rida Allah. Sudahkah kita meninggalkan "jahiliyah" dalam hati kecil kita saat memasuki Ramadhan ini? Ada Empat Bekal Menikmati Ramadhan    Aman : Kita bisa beribadah tanpa rasa takut akan peperangan atau gangguan keamanan. Iman : Konteks keimanan adalah keyakinan di dalam hati, diucapkan dengan lisan dan dilakukan dengan taqwa Keselamatan : Selamat jasmani dari penyakit, dan selamat rohani dari penyakit hati, sehingga kita bisa beramal dengan maksimal. Islam : Identitas tertinggi yang harus kita jaga, rawat, dan pupuk agar tidak layu dimakan usia. Muara Akhir dari semuanya adalah Husnul Khotimah Kita ingin mengakhiri perjalanan di dunia ini dalam keadaan yang baik, saat Allah sedang sayang-sayangnya kepada kita. Ra...

Menjemput Keberkahan di Bulan Suci (Kajian ke-4 Bersama Ustadz Fikri Noor Al Bukhori)

Gambar
KUDUS  – Menyambut datangnya bulan suci yang penuh ampunan, Mushola Al Amin menggelar kajian khusus bertajuk "Keutamaan dan Strategi Peningkatan Ibadah di Bulan Ramadhan". Dalam tausiyah yang disampaikan oleh  Ustadz Fikri Noor Al Bukhori, S.Th.I  pada Minggu (1/2), beliau menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual menahan lapar, melainkan momentum transformasi spiritual yang mendalam. Puasa: Ibadah Eksklusif Antara Hamba dan Pencipta Ustadz Fikri membuka kajian dengan mengutip sebuah  Hadits Qudsi  yang sangat menyentuh hati. Dalam hadits tersebut, Allah SWT berfirman bahwa puasa adalah milik-Nya secara khusus, dan hanya Dia yang akan memberikan pahalanya secara langsung. "Puasa adalah ibadah yang bersifat tersembunyi ( sirri ). Tidak ada yang tahu seseorang benar-benar berpuasa kecuali dirinya dan Allah. Di sinilah letak ujian keimanan yang sesungguhnya," ujar beliau. Karena sifatnya yang rahasia, puasa menjadi tolok ukur kejujuran seorang hamb...

Pengukuhan PRM dan PRA Garung Lor, Perkuat Gerakan Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat

Gambar
Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting 'Aisyiyah (PRA) Garung Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, resmi dikukuhkan pada Ahad, 18 Januari 2026. Kegiatan pengukuhan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud penguatan gerakan Persyarikatan Muhammadiyah dan 'Aisyiyah di tingkat mengomel. Acara ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kudus, di antaranya Drs. Zulfa Kurniawan, MSE dan Yusuf Suprianto, Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Kudus, pimpinan cabang, tokoh Muhammadiyah dan 'Aisyiyah, unsur pemerintah desa, serta warga Persyarikatan Garung Lor. Prosesi pengukuhan dipimpin oleh Bapak Salim. Ketua PRM Garung Lor yang baru, Saiful Adha, A.Md.Kes., dalam Segalanya menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengajak seluruh pengurus dan warga Muhammadiyah untuk bersinergi dalam memajukan dakwah serta menghadirkan dakwah yang memba...

BERSYUKUR PADA ALLAH - Kajian 2 PRM/PRA Garung Lor

Gambar
Dokumen PRM Garung Lor Konsep bersyukur kepada Allah SWT jauh melampaui sekadar ucapan lisan seperti alhamdulillah (memuji Allah). Namun rasa syukur merupakan tampilan nyata orang beriman dan sebuah konstruksi psikologis, kesadaran, serta tanggung jawab seorang hamba. Syukur dipandang sebagai kekuatan karakter yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesehatan mental, ketahanan spiritual, dan kontribusi sosial. Rasa syukur ini diikat erat dengan kesadaran memiliki Tuhan yang senantiasa mengawasi dan menyertai, serta kesadaran untuk mengelola diri sendiri agar tidak terjebak dalam keinginan memiliki dan menikmati secara berlebihan. Secara garis besar syukur itu mampu menikmati dan memelihara yg baik tetapi menjauhi segala hal yg dilarang Allah SWT. Nikmat iman dan Islam, merupakan kebutuhan rohani setiap manusia yg didasari atas rasa taqwa. Sebagai umat Islam harus melekat dalam dirinya dalam keimanan. Sebagai dasar dan pijakan utamanya adalah Al Quran dan Sunnah. Pijakan pertama adl ...

KEUTAMAAN MENJAGA AMANAH (Sub Tema Menuntut Ilmu ) - Kajian 1 PRM/PRA Garung Lor, Kudus

Gambar
Dokumen PRM Garung Lor Kajian bulanan ini diselenggarakan oleh Ranting Muhammadiyah dan Aisyiah Garung Lor. Hal ini sebagai sarana silaturahim Ukhuwah Islamiyah dan menimba ilmu baru dalam tuntunan Nabi Muhammad saw dan mengkaji Al Quran dan Hadist. Yang senantiasa menjadi pegangan kita sebagai umat Islam.  Kami belajar mencoba untuk sediit menggapai cita-cita Ranting Muhammadiyah dan Aisyiah Garung Lor, menjadi bagian kecil dari syiar Islam di lingkungan sekitar. Dalam kajian pertama ini di bimbing langsung oleh Ustadz Drs.H. Bambang Wardoyo. Sebagai permulaan yang cukup baik dari kita untuk selalu terus belajar tentang hal baru. Tema yang disampaikan beliau adalah "Keutamaan Menuntut Imu" Pada dasarnya tidak ada batasan waktu, bagi seorang manusia dalam menuntut ilmu. Apalagi dalam ilmu keagamaan, karena hal itu menjadi pegangan tuntunan hidup di dunia maupun di akhirat kelak. Ilmu menurut pendapat dari Imam Syafii adalah segala hal yang di pelajari yang berhubungan dengan...